Beberapa Istilah pada Tapro Allisya Protection Plus

Ijinkan saya menuliskan beberapa pengertian istilah yang  ditemukan dalam Tapro Allisya Protection Plus, sekaligus  menjadi pertanyaan calon nasabah saya.

  1. Asuransi Jiwa Syariah : Usaha kerjasama saling melindungi dan tolong menolong diantara peserta dalam menghadapi malapetaka dan bencana sesuai prinsip syariah.
  2. Akad Wakalah bil ujrah/Kontrak : Akad pemberian kewenangan oleh pemegang polis kepada Kami untuk mengelola dan menginvestasikan sejumlah kontribusi dengan memberikan sejumlah ujrah (bayaran)  sesuai kesepakatan.
  3. Ujrah : pengeluaran yang dibebankan kepada anda yang terdiri dari:

ujrah Akuisisi dan pemeliharaan adalan ujrah yang dikenakan sehubungan dengan permohonan ta’awuni dan penerbitan polis, antara lain meliputi : ongkos pemeriksaan kesehatan, ongkos pengadaan polisdan pencetakan dokumen, urjah lapangan, ujrah pos dan telekomunikasi serta renumerasi karyawan dan agen

ujrah pengelolaan resiko adalah ujrah yang dikenakan sehubungan dengan pengelolaan resiko atas musibah meninggal dunia.

Ujrah asuransi adalah ujrah yang dikenakan sehubungan dengan pertanggungan yang diberikan.

Ujrah Administrasi adalah ujrah yang dikenakan sehubungan dengan administrasi polis anda.

ujrah pengelolaan investasi adalah ujrah yang dikenakan sehubungan dengan pengelolaan Dana Investasi sesuai dengan pilihan investasi anda

ujrah pengalihan dana (switching) adalah ujrah yang dikenakan sehubungan dengan pengalihan suatu jenis investasi ke pilihan jenis investasi lainnya.

  1. Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ) Syariah : surat permohonan yang diajukan secara tertulis oleh anda sebagai calon pemegang polis untuk mengadakan suatu kontrak Asuransi Jiwa Syariah dengan akad Wakalah bil Ujrah.

5.Tahun Polis : tenggang waktu antara satu ulang tahun polis dengan ulang tahun polis berikutnya, yang perhitungannya di mulai dari tanggal polis.

  1. Tanggal polis : Tanggal dimuainya Ta’awuni berdasarkan polis ini.
  2. Peserta : Orang yang jiwanya dipertanggungkan di bawah polis ini
  3. Termaslahat : termaslahat yang berhak menerima maslahat asuransi karena meninggal berdasarkan polis ini adalah,

– orang yang ditunjuk sebagai pihak yang berhak untuk  menerima maslahat asuransi, atau

– orang yang ditunjuk sebagai ahli waris menurut ketentuan hukum waris/faraidh, atau

– orang yang ditunjuk atau wali untuk membagikan maslahat asuransi sesuai dengan hukum waris/araidh

  1. Tabarru : Dana kebajikan yang merupakan bagian dari kontribusi yang digunakan untuk membayar resiko dari maslahat meninggal dan maslahat tambahan (apabila ada )
  2. Maslahat Asuransi : sejumlah dana yang diambil dari tabarru’ yang menjadi dasar untuk membayarkan maslahat asuransi sesuai yang tercantum dalam data polis yang merupakan nilai kontrak asuransi jiwa syariah ini.

(sumber : Polis Asuransi Jiwa Allisya)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s