Life Insurance is Love Letter to Your Family

Pagi ini, Saya mendapatkan pencerahan kembali lewat tulisan seorang leader hebat saya ibu Esra Manurung tentang pengalaman seorang ibu, istri dari nasabah beliau bagaimana asuransi sangat membantu krisis keuangan yang dialami seseorang ketika terkena musibah..

“Saya tahu waktu suami saya berfikir untuk mengambil asuransi, dan saya mendukung” katanya.

Di usia 28 tahun dia harus bisa menghadapi suami yang tidak bisa lagi melanjutkan bisnis. Mengurus bayi yang belum setahun.. 5 bulan bersama keluarga kecilnya dia berjuang untuk melawan kejamnya penyakit kritis, dan akhirnya sang suami kembali kepelukan Sang Pencipta.

Krisis keuangan adalah tantangan berikut yang harus dihadapi bersama buah hatinya. Bisnis yang terbengkalai, tagihan rumah sakit, biaya hidup sehari-hari, rencana masa depan semua tertumpuk di bahunya. Saat itu agen asuransinya datang memberitahu bahwa klaim sudah dibayar dan perusahaan asuransi akan mentranser dana hampir 2 milyar total benefit sakit kritis dan warisan.

Air mata kesedihannya masih belum kering, kali ini ditambah air mata haru karena cinta kasih suaminya yang melewati batas waktu hidup…datang padanya dalam bentuk benefit asuransi.

Semua hutang dan tagihan bisa dibayar dengan dana itu. Dan hebatnya hubungan baik dengan agennya telah membawanya ke kantor kami kemarin…dia memutuskan memulai lagi kehidupannya dengan menjadi partner di asuransi. Dengan membantu diri sendiri pada saat yang sama dia ingin bisa membantu lebih banyak lagi keluarga.

Oh what an inspiring story. Semoga cerita ini bisa berguna untuk keluarga yang sedang berfikir ulang untuk mengambil asuransi.

 

image

 

Leave a Reply