Sharing Pengalaman Mencari Produk Asuransi Jiwa Termlife Syariah

Saya menulis postingan ini,  ingin share pengalaman. Barangkali teman-teman diluar sana, ada juga yang sedang  mencari produk termlife syariah untuk back up/melindungi  Perencanaan Keuangan keluarganya.

Saya cerita sedikit yaa…

Berawal dari Ketertarikan pada Perencanaan Keuangan

Seiring kesadaran pentingnya ngatur keuangan dengan baik dan benar, saya mulai membuat rencana keuangan untuk keluarga saya sendiri.  Saya pun mulai belajar tentang Perencana Keuangan.

Yang menarik, dunia perencanaan keuangan ini ilmunya terapan, bukan ilmu di awang-awang. Ini yang sehari-hari  kita hadapi dan akan hadapi.

Pengetahuan tentang Perencanaan Keuangan itu dibutuhkan setiap orang. Tidak harus belajar formal untuk mempelajarinya. Asal kita mau, banyak ilmu bertebaran. Mau belajar Perencanaan Keuangan dari sumber lokal atau belajar dari financial planner luar negeri juga banyak di internet.

Mengapa saya ingin berasuransi.. ?

karena saya ingin berikhtiar mengelola resiko dalam hidup, maka saya memasukan asuransi dalam komponen Perencanaan Keluarga. Asuransi buat saya itu seperti memiliki rencana cadangan  untuk pencapaian Tujuan Keuangan keluarga. Jadi, perannya penting sekali.

Mengapa awalnya saya mencari produk Termlife ? dan mengapa pula harus produk syariah ?

Saya  cari produk termlife karena para perencana keuangan itu menganjurkannya demikian. Salah satu yang menempel terus di kepala adalah premi unitlink itu mahal,  jadi lebih baik termlife saja yang lebih murah. (ternyata itu kurang tepat ! tidak semua unitlink lebih mahal dan tidak semua termlife lebih murah, nanti saya berikan contohnya di bawah)

Saya  mencari produk Asuransi yang syariah, saya ingin sesuatu yang lebih berkah. Bedanya asuransi syariah dan konvensional bisa di baca disini.

Produk syariah ini tidak dibatasi hanya untuk muslim saja. Untuk semua juga bisa.

Dan proses selanjutnya adalah saya mencari produk yang pas sesuai kriteria saya itu.

Inginnya, dapat produk Termlife Syariah, no choise !

Dari sekian banyak perusahaan asuransi, yang ada produk termlife syariahnya hanya satu perusahaan yaitu perusahaan Asuransi Syariah (tidak boleh menyebutkan merk ya). Dan sependek yang saya tahu, di perusahaan asuransi lain tidak ada produk termlife yang syariah.

Kebetulan sekali  sekitar tahun 2003, saya  ikut training agen disana. Meskipun tidak jadi agen di perusahaan tersebut, hal baiknya, saya masih simpan beberapa data. Dari data itu saya bisa tahu premi termlife syariah di sana.

Produk termlife di perusahaan asuransi ini ada beberapa pilihan. Bisa kontrak tahunan, diperpanjang setiap tahun. Untuk Uang Pertanggungan Jiwa 1 Milyar Premi usia  18-35 thn sekitar 3 jt/thn , usia 36-40 thn sekitar 4.25jt/thn, usia 41-45 sekitar 6,5 jt/thn, usia 46-50 sekitar 11,10jt/thn.

Premi dibayar tahunan, tidak ada sistem pembayaran bulanan. Cara bayar ini jadi salah satu pertimbangan penting juga. Jika bisa bayar bulanan tentu lebih ringan.

Saya kurang tertarik karena menurut saya, jika perpanjangan tiap tahun, ada resiko permohonan perpanjangannya  nanti  ditolak jika nasabah kondisinya sakit parah. Atau,  ada suatu hal  yang bisa menyebabkan proses perpanjangannya di tolak.

Pilihan berikutnya kontrak untuk jangka waktu sekaligus lama, di perusahaan asuransi yang ini maksimal bisa sampai  15 tahun.  Saya fikir,  saya hanya perlu produk termlife ini sampai usia pensiun. Minimal usia produktif terlindungi asuransi seiring kita mempersiapkan dana pendidikan anak, dana pensiun dll.

Tapi, untuk kasus di keluarga saya,  kalau hanya 15 tahun, berarti  dapat proteksinya hanya sampai usia 51 thn (umur 36 skr, plus 15 tahun proteksi termlife syariah ini) , padahal masih ada 4 tahun masa kerja/masa produktif yang harus diproteksi juga. jika usia 51 tahun nanti buka polis baru lagi, pasti preminya akan mahal sekali meski menggunakan produk termlife yg katanya preminya lebih murah.

Untuk usia 36 tahun Premi untuk UP 1 Milyar, kontrak 15 tahun adalah 9,10 jt/tahun. Jika saya mencicil menabung untuk premi tahunan itu berarti nabung per bulan 750rb. Tidak murah juga ternyata..

Saya tidak akan tampilkan data tabarru perusahaan tersebut karena khawatir itu hanya untuk data intern saja, tapi jika anda ingin tahu, boleh tanya saya.

Maka pencarian saya pun berlanjut…

Awalnya saya termasuk orang yang kurang menyukai produk Unitlink, alasannya karena konon premi lebih mahal.

Saat itu Saya terlanjur sependapat bahwa unitlink itu mahal,  jadi belum apa-apa sudah anti unitlink.

Dari pencarian yang saya lakukan, saya temukan produk termlife yang murah, tapi tetep tidak bisa saya pilih juga, karena bukan syariah.

Dari catatan yang dibuat Bang Aidil Akbar tentang unitlink,  saya ingat,  jika kita ‘terpaksa memilih unitlink’ ada beberapa yang harus diperhatikan :

  1. Hitung kebutuhan Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa dengan benar
  2. Jangan pernah beranggapan produk unitlink sebagai produk 2 in 1
  3.  maksimalkan premi masuk ke keranjang asuransi
  4. Beli UP tambahan kalau kurang..

Akhirnya, saya menemukan satu produk unitlink Tapro Allisya Protection Plus yang promosi pemasarannya tidak sebagai produk 2 in 1.  Produk unitlink ini dikenalkan sebagai produk asuransi. Ditonjolkan fungsi utamanya adalan untuk Proteksi penghasilan. Ada versi syariahnya pula. Akhirnya ketidaksukaan saya pada produk unitlink mulai berubah menjadi suka.

Pertimbangan memilih produk Tapro Allisya Protection Plus selengkapnya bisa dibaca di sini.

Ternyata unitlink atau termlife itu hanya skema saja. Yang paling penting untuk kita adalah manfaat yang kita peroleh, sesuai atau tidak dengan perencanaan keuangan yang sedang kita jalankan.

Di sini, untuk suami saya usia 36 tahun bisa mendapatkan Uang Pertanggungan 1 milyar hanya dengan premi 475rb/bulan, proteksi hingga 100 tahun atau selama nilai tunai cukup untuk menutupi biaya-biaya asuransinya. Jika nanti nilai tunai habis, sedangkan saya masih memerlukan proteksinya, saya bisa hanya membayar biaya asuransinya saja.

Tabel premi berbagai usia untuk Uang Pertanggungan 1 Milyar tanpa Rider

image

Memiliki asuransi jiwa saja ternyata belum cukup,  selengkapnya bisa dibaca di sini. 

Untuk pencapaian tujuan keuangan keluarga, kami melakukan investasi rutin. Sekarang ini fokus yang utamanya mempersiapkan dana pendidikan anak dan pensiun. Ada juga beberapa tujuan keuangan jangka pendek lainnnya. Sekarang, kami merasa lebih mantap lagi setelah ada Back Up Plan untuk Perencanaan Keuangan keluarga kami dengan asuransi ini.

Asuransi Melindungi Perencanaan Keuangan dan Mimpi Indah Keluarga.

mau tanya-tanya lebih lanjut, anda bisa kontak saya

 

Yessi Dian Novita

Email : yessidiannovita@yahoo.com

HP/WA : 08129645333

PIN. BBM : 52139031

image

Advertisements

One thought on “Sharing Pengalaman Mencari Produk Asuransi Jiwa Termlife Syariah

  1. Pingback: Business Partner Pertama Saya: Yessi Dian Novita dari Bogor | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Syariah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s