Cuti Premi (Premium Holiday)

Kutipan dari polis

Cuti Premi (Premium Holiday)

  • Setelah Ulang Tahun Polis ke-5 sejak tanggal polis, kami memberikan keleluasaan kepada Anda untuk mengajukan Cuti Premi (Premium Holiday)
  • Yang dimaksud dengan Cuti Premi (Premium Holiday) adalah masa dimana Anda berhenti membayar premi namun Polis masih tetap berlaku sepanjang Nilai Investasi yang ada cukup untuk membayar biaya-biaya sebagaimana dimaksud dalam polis ini.
  • Dalam hal Nilai Investasi tidak mencukupi untuk membayar biaya-biaya yang timbul selama masa Cuti Premi (Premium Holiday), maka Polis ini secara otomatis akan menjadi batal.

Ketika seorang calon klien berdiskusi dengan saya untuk membuat ilustrasi Tapro yang sesuai kebutuhan mereka, tidak jarang mempertanyakan tentang berapa lama masa bayar preminya. Dalam beberapa sesi prospek yang pernah dijalani, dikatakan masa bayar premi bisa hanya (katakanlah) 10 tahun bahkan ada yang bilang hanya 5 tahun setelah itu tidak usah lagi membayar premi selamanya. Benarkah demikian ?

Tentang masa bayar premi ini yang (contoh) ‘hanya’10 tahun, tidak jarang dijadikan semacam ‘iming-iming yang menarik’ oleh agen kepada calon nasabah supaya pada akhirnya mau membuka polis. Bayar 10 tahun.. proteksi selamanya, ditambah lagi investasi bisa diambil pada tahun ke sekian polis tetap bisa aktif selamanya. Benarkah demikian ?

Yang dijelaskan di atas tidak sepenuhnya benar. Yang penting diingat, manfaat proteksi bisa tetap berjalan jika biaya-biaya asuransinya masih bisa terbayar dari nilai tunai yang ada. Jadi, jika suatu saat nilai tunai ini sudah tidak cukup lagi membayar biaya-biaya asuransi (misalnya karena nilai tunai dicairkan oleh nasabah atau misalnya karena kinerja investasi perusahaan kurang baik) maka nasabah tetap harus membayar premi lagi, meskipun rencana masa bayar asuransi di proposal hanya 10 tahun.

Bagaimana jika suatu saat kita butuh dana tunai? Bisakah nilai tunai kita diambil ? tentu bisa. Tapi diingat saja, jika nilai tunai yang tersisa tidak cukup untuk membayar biaya-biaya asuransi maka proteksi akan berakhir. Maka jika proteksi ingin terus berlanjut, sebelum nilai tunai habis segeralah melakukan top up.

Tapi bisakah kita stop membayar premi di tahun ke-10? jawabannya, bisa dengan memanfaatkan fasilitas Cuti Premi.  Pada tahun ke 10 nasabah mengajukan permohonan cuti premi ke Perusahaan Asuransi. Cuti premi berlangsung selama nilai tunai cukup untuk membayar biaya-biaya asuransi. Sebelum nilai tunai habis, kira-kira 2 bulan sebelum nilai tunai habis, perusahaan asuransi akan menginfokan kepada nasabah untuk melakukan top up/ meneruskan pembayaran premi lagi.

Alasan saya memberi ilustrasi asuransi jiwa Allisya Protection Plus dengan asumsi tanpa cuti premi atau bayar premi seumur hidup adalah :

  1. Asumsi tidak sepenuhnya sesuai dengan rencana
  2. Premi lebih murah dengan asumsi tanpa cuti premi
  3. Asumsi tanpa cuti premi pun bisa cuti premi
  4. Investasi yang terbentuk sama seperti menabung

Saran saya, gunakan fasilitas Cuti Premi ini hanya ketika Anda memang sedang mengalami kesulitan keuangan, tapi jangan sampai polis Lapse/tidak aktif  saat diperlukan. Teruslah membayar premi agar perlindungan dapat berjalan dengan optimal. Cuti premi bersifat sementara saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s