Langkah – Langkah untuk Pensiun Sejahtera

Pada Postingan kali ini Saya ingin Sharing mengenai Tips untuk Pensiun Sejahtera yang saya rangkum  dari acara di salah satu stasiun TV dengan nara sumber seorang Perencana Keuangan Bapak Ahmad Gozali. Semoga bermanfaat untuk anda membuat Perencanaan Pensiun.

imageSetujukah anda untuk mempersiapkan Masa Pensiun itu harus dimulai sedini mungkin ? Banyak yang setuju, tetapi ada juga yang merasa berat memulai investasi untuk mempersiapkan dana pensiun. Alasannya karena  untuk memenuhi kebutuhan saat ini saja sudah terasa berat, apalagi harus menyisihkan untuk investasi masa pensiun. Padahal bayangkan,  nanti disaat kita pensiun maka tidak bisa bekerja lagi.  Darimana kita bisa memenuhi kebutuhan hidup, padahal kita terlanjur tidak mempersiapkan sumber penghasilan lain untuk masa pensiun, sedangkan Pensiun itu suatu kepastian.

Menurut Pakar Perencana Keuangan, mempersiapkan dana pensiun itu berarti mempersiapkan passive income, sehingga meski kita sudah tidak lagi bekerja tetapi tetap ada sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pensiun.

Ada 3 sumber yang bisa menghasilkan passive income yaitu :

  1. Bisnis

Bisnis yang dimaksud bukan bisnis yang baru dicoba-coba, bisnis yang baru belajar. Karena baru memulai bisnis di masa pensiun itu terlalu besar resikonya. Mulailah merencanakan bisnis jauh hari sebelum masa pensiun tiba. Atau pilihlah bisnis dengan resiko kecil, bisa dijalankan sendiri, sesuai hobi.

  1. Paper (Investasi di produk-produk keuangan)

Untuk masa pensiun, pilih produk investasi yang resikonya tidak terlalu besar.

Untuk 5 tahun pertama masa pensiun, misalnya, bisa menggunakan deposito dan obligasi.

  1. Property

Sumber penghasilan passive yang bisa anda terima berasal dari property sewa. Apapun yang disewakan, bisa gudang, ruko, apartemen, kost-kostan, apapun yang bisa disewakan.

Setiap orang akan mempunyai strategi pensiun yang berbeda-beda.

Jika Masa Pensiun Hanya Tinggal 5 Tahun Lagi

lakukanlah :

  1. Siapkan deposito yang cukup untuk hidup 5 tahun masa pensiun pertama.
  2. Miliki property untuk disewakan
  3. Miliki bisnis yang sesuai untuk menyalurkan hobi. Fokusnya bukan ke bisnisnya tetapi untuk mengisi kegiatan di masa pensiun.

jika Masa Pensiun Masih 20-25 tahun lagi ?

Bagi anda yang masih memiliki waktu cukup panjang, berikut tips mempersiapkan dana pensiun :

  1. Fokus pada investasi keuangan yang agresif, kombinasikan dengan instrumen investasi konservatif
  2. Mulai buka bisnis dalam waktu 10-15 tahun sebelum pensiun
  3. Miliki property sewa sebelum masuk usia pensiun

Biasanya umur 25 tahun belum punya cukup modal untuk membangun bisnis baru atau untuk berinvestasi di property. Maka fokuslah dulu di investasi keuangan, tetapi jangan melalui deposito. Di usia 30 tahun, kombinasikan investasi keuangan yang sifatnya agresif dengan konservatif. Misalnya saham (agresif) dan deposito (konservatif).

Semakin muda memulai persiapan masa pensiun, semakin banyak pilihan investasi yang bisa dilakukan. Itulah makanya lebih baik mempersiapkan perencanaan keuangan untuk masa pensiun ini sedini mungkin.

Menghitung Kebutuhan Pensiun

Untuk menghitung kebutuhan Pensiun nanti, tetapkan terlebih dahulu standar biaya hidup yang diinginkan. Masa pensiun seperti apa yang ingin dijalani nanti. Apakah masih ada anak yang masih sekolah ? jika ternyata masih ada anak yang belum selesai sekolah, maka harus dipersiapkan dana pendidikannya. Apakah kita nanti ingin menjalani masa pensiun di kampung halaman atau tetap tinggal di kota besar tentu akan berbeda standar hidupnya.

Cara sederhana menghitung dana pensiun adalah :

  • Tuliskan usia anda sekarang
  • Tulis berapa usia anda ingin pensiun
  • Hitung berapa tahun lagi menuju pensiun
  • Berapa biaya hidup anda perbulan sekarang

Asumsi inflasi 10% pertahun, artinya setiap 7 tahun biaya hidup akan meningkat 2x lipat.

Dari asumsi ini, maka terdapat Faktor Pengali Biaya Hidup Pensiun seperti pada tabel di bawah :

Usia Faktor Pengali Biaya Hidup Pensiun
27 – 34 tahun 6x – 8x lipat
34 – 41 tahun 4x – 6 x lipat
41 – 45 tahun 2x – 4x lipat
>45 tahun 2x lipat

 

  • Kebutuhan dana pensiun : Tinggal lihat di tabel atas, berapa usia anda, kalikan biaya hidup sekarang dengan faktor pengali inflasi pada tabel.
  • Kalikan hasilnya dengan 200

Contoh perhitungan kebutuhan dana pensiun :

  • Usia pensiun : 55 tahun
  • Usia sekarang : 34 tahun
  • Jangka waktu sebelum pensiun : 55-34 = 21 tahun
  • Biaya hidup sekarang 10 juta/bulan.
  • Dalam 21 tahun biaya hidup meningkat 8x lipat (lihat di tabel faktor pengali biaya hidup di atas), maka biaya hidup 21 tahun yang akan datang akan menjadi 80 juta/bulan
  • Kebutuhan Dana Pensiun = 80 juta x 200 = 16 Milyar

Setelah tahu kebutuhan pensiun ini, tinggal anda bagi ke 3 sumber passive income yang sudah dibahas sebelumnya. Didiversifikasi menjadi bentuk property sewa, deposito, obligasi, asuransi, bisnis dll. 16 milyar ini tidak harus dalam bentuk cash, pada intinya diharapkan nanti bisa dapat passive income sejumlah yang kita inginkan untuk membiaya masa pensiun nanti.

Lindungi Investasi Anda Dengan Asuransi

Untuk mempersiapkan pensiun ini kita melakukannya dengan berinvestasi. Tetapi berinvestasi saja tidak cukup.Investasi yang kita lakukan juga harus dilindungi dengan asuransi. Untuk management resiko-resiko selama masa produktif sampai masuk usia pensiun nanti.

Fungsi asuransi ini untuk mengantisipasi dua kemungkinan :

  1. Jika panjang umur dapat memberikan dana pensiun yang diperlukan
  2. Jika tidak panjang umur, uang pertanggungan yang diberikan bisa dijadikan sebagai warisan atan sebagai dana pensiun untuk pasangan.

Jangan lupa asuransi ini juga perlu ditambahkan rider/ manfaat tambahan kesehatan dan proteksi Penyakit Kritis. Karena jika kita terkena resiko itu membutuhkan biaya sangat besar. Jangan sampai rencana pensiun kita berantakan karena tergerus oleh biaya-biaya tak terduga seperti itu.

Pentingnya Proteksi Penyakit Kritis bisa dibaca di sini

contoh-contoh ilustrasi asuransi dengan Tapro Allisya Protection Plus untuk melengkapi perencanaan pensiun :

  1. total UP 4 Milyar dengan premi 1 juta per bulan
  2. Total UP 2,5 Miyar dengan premi 600 ribu per bulan

Pegawai BUMN atau PNS Perlu Mempersiapkan Pensiun secara Mandiri Meskipun Pensiunnya sudah disiapkan negara

Banyak diantara kita yang salah persepsi bahwa dengan menjadi PNS atau karyawan BUMN maka pensiun sudah terjamin. Padahal tidak sepenuhnya demikian. PNS sekarang penghasilan yang di bawa pulang ( take home pay) bisa 2x – 5x gaji pokok. Beda antara gaji pokok dan take home pay. Take home pay itu sudah ditambahkan dengan berbagai tunjangan. Sedangkan pada saat pensiun nanti yang didapat hanya 70 % dari gaji pokok saja. Itu artinya anda hanya mendapatkan 7% dari take home pay sebelum pensiun. Maka yang paling bijak adalah tetap harus mempersiapkan dana pensiun sendiri.

Kesimpulannya :

Pensiun adalah suatu hal yang akan kita lewati jika kita diberikan umur panjang. Ada 2 pilihan, apakah anda akan pensiun dan menunggu apa yang akan terjadi, atau anda akan siapkan pensiun anda dengan sejahtera dari sekarang. Ada 3 saran yang perlu dilakukan unutk menyiapkan masa pensiun :

  1. Tentukan standar hidup yang anda inginkan di masa pensiun. Miliki impian-impian yang memotivasi.
  2. Konsultasikan atau hubungi agen asuransi, perencana keuangan atau siapapun yang bisa membantu anda mempersiapkan strategi masa pensiun dengan baik.
  3. Jalankan dengan konsisten strategi untuk menyiapkan dana pensiun.

jika anda ingin mendiskusikan lebih lanjut kebutuhan asuransi untuk melengkapi perencanaan pensiun anda, saya bersedia membantu.

Salam,

Yessi Dian Novita

Business Partner Allianz Life Indonesia

HP/WA : 08129845333

PIN BBM : 52139031

email : yessidiannovita@yahoo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s