Pertanyaan Kesehatan dalam SPAJ, perlukah dijawab dengan sebenar-benarnya ?

Ketika kita mengajukan permohonan asuransi jiwa, kita akan diminta menjawab pertanyaan kesehatan dari Perusahaan Asuransi. Pertanyaan-pertanyyan kesehatan ini terkait kondisi/riwayat penyakit sebelumnya.

Dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu kemudian akan diteliti oleh pihak underwriting Perusahaan Asuransi untuk memutuskan apakah pengajuan asuransinya akan diterima/ditangguhkan/terkena extra premi/ ditolak atau diperlukan Medical Check Up.

Lalu bagaimana sebaiknya kita menjawab pertanyaan pertanyaan kesehatan itu ?

Dengan sejujurnyakah atau ada kondisi yang kita tutup-tutupi ?

Perbedaannya dimana ?

Jika kita menyembunyikan kondisi yang sebenarnya, maka akan berpotensi penolakan klaim asuransi pada suatu saat nanti ketika kita megajukan klaim asuransi.

Jika kita menjawab secara jujur, sesuai dengan kondisi kesehatan yang sebenarnya, maka akan ada beberapa pertimbangan dari pihak underwriting perusahaan asuransi. Apapun yang diminta underwriting, kita wajib mengikutinya, seperti permintan Medical Cek Up, permintaan hasil medis dll.

Tetapi jika kita sudah menjawab dengan jujur, pada saat klaim nanti sesuai kondisi yang tercantum di polis asuransi,  klaim pasti akan dibayar.

Cara mengecek jawaban dari pertanyaan kesehatan yang telah diberikan saat mengajukan Polis Asuransi, bias cek di buku polisnya. Biasanya perusahaan asuransi akan melampirkan foto copy SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) pada halaman belakang buku polisnya. Silahkan diperiksa, apakah sudah sesuai informasi yang anda sampaikan dulu ? jika tidak, minta agen mengkoreksi sesuai informasi yang sebenarnya.

Leave a Reply