Cara Ciptakan Passive Income Segera

Seberapa Pentingkah Penghasilan kita ?

Setiap orang bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Penghasilan itu tentunya digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan hidup. Namun apa yang akan terjadi bila seseorang tidak bisa lagi bekerja? Bagaimana memastikan bahwa penghasilannya akan tetap ada apapun yang terjadi?

Income / penghasilan seseorang  biasanya digunakan untuk membayar biaya rumah tangga, membayar cicilan, investasi dan proteksi.

Bila penghasilan itu penting, maka  perlu diketahui termasuk dalam kategori manakah sumber income kita saat ini.

Ada 3 macam jenis penghasilan:
1. Super active income, yakni memerlukan seseorang untuk terus menerus aktif bekerja untuk dapat menghasilkan income ini. Confohnya adalah dokter dan notaris yang baru bisa mendapatkan income jika melakukan praktek dokter atau memberikan jasa hukumnya. Biasanya masuk dalam kategori ini adalah kalangan profesional dan karyawan.
2. Active Income,  Dalam kategori ini tidak memerlukan keterlibatan 100% penuh dari seseorang, artinya beberapa tugas pekerjaan dapat didelegasikan ke orang lain namun tetap tugas-tugas penting dan vital dipegang oleh orang ini. Termasuk ke dalam golongan ini adalah para pemilik UKM dan pengusaha skala kecil dan menengah.
3. Passive income, adalah penghasilan yang didapat walaupun seseorang tidak bekerja. Di dalam kategori ini ada sistem yang bekerja sehingga seseorang akan tetap mendapatkan income meskipun dia tidak melakukan pekerjaannya secara aktif. Mereka yang memiliki aset aktif, baik itu property, paper aset atau bisnis yang sudah memiliki sistem yang baik sehingga bisa berjalan dengan sendirinya merupakan sumber Passive Income.

Termasuk yang manakah sumber penghasilan kita ?

Kebanyakan kita memiliki sumber penghasilan dari kategori 1 dan 2, sebagian besar saat ini belum memiliki Passive Income, apalagi di usia muda  biasanya sedang dalam proses membangun aset dengan harapan suatu saat nanti mendapat passive income ini.

Jika memang penghasilan sangat penting, apakah penghasilan kita itu tersebut perlu dilindungi? Jika   kehilangan penghasilan, bagaimana cara kita membayar semua tagihan, membiayai kebutuhan rumah tangga, membayar cicilan bank dll ?

Padahal ada resiko penghasilan bisa hilang. Apa saja yang bisa membuat penghasilan  hilang?

Ada 5 resiko kehidupan yang bisa mengakibatkan hilangnya penghasilan seseorang baik sementara ataupun permanen, yaitu :

1. Sakit kritis

2. Cacat

3. Kecelakaan

4. Meninggal

5. Tua

Jika terjadi resiko sakit kritis, cacat atau meninggal dunia, maka saat itu penghasilan kita akan BERHENTI. Pada saat itulah saat TERPENTING kita untuk mendapatkan passive income. Saat dimana Anda PALING memerlukan PASSIVE INCOME adalah saat dimana SUPER ACTIVE INCOME  BERHENTI.

Ada 2 cara untuk memiliki passive income yakni:
1. Build the passive income yakni dengan cara membeli aset, membeli saham, property untuk disewakan. Dibutuhkan modal yang besar dan waktu yang lama untuk membangun passive income dengan cara ini.
2. Create the passive income yakni dengan memiliki produk asuransi. Jika terjadi resiko sakit kritis, cacat tetap atau meninggal, maka tersedia passive income secara instant, simple dan mudah.

Kita mungkin tidak membutuhkan Asuransi namun kita memerlukan passive income di saat super active income  berhenti tiba-tiba karena resiko kehidupan yang tidak  dapat diduga KAPAN datangnya. Karena apapun yang terjadi, penghasilan ada ataupun tidak, biaya kehidupan keluarga akan dan harus terus berjalan.

Renungkanlah..Apa yang akan terjadi jika tiba-tiba kita tidak lagi bisa memperoleh penghasilan ?

Berapakah passive income yang perlu dimiliki untuk memproteksi  penghasilan seseorang? Hal ini tergantung seberapa besar biaya hidup yang ingin diproteksi. Tentunya semakin tinggi biaya hidup maka semakin besar pula proteksi income yang dibutuhkan.

Jika seseorang memiliki biaya hidup sebesar 10juta per bulan, maka diperlukan 2,4 milyar uang pertanggungan dengan asumsi jika terjadi resiko sakit kritis atau meninggal, uang 2.4 milyar didepositokan dengan tingkat bagi hasil setara 5% per tahun maka anda akan mendapatkan 10juta per bulan sebagai passive income .
Misalkan    sudah memiliki passive income dari hasil sewa rumah sebesar 5 juta per bulan, sisanya ingin mendapatkan passive income dari asuransi, maka  diperlukan 1,2 milyar uang pertanggungan.

Asuransi adalah alat termudah, tercepat dan tersederhana dalam “create instant passive income” untuk menggantikan super active income  pada saat paling dibutuhkan.

Leave a Reply