Persamaan Menginap di Hotel dan Rumah Sakit

 

 

Bicara rumah sakit,  enggak pernah menyenangkan. Bukan apa-apa, menginap di rumah sakit mirip-mirip dengan menginap di hotel.

Apa persamaannya? Sama-sama bayar per malam. Di hotel mungkin  di-charge Rp 600 ribu sampai 1 juta per malam untuk kamar bintang 3 di Jakarta. Di rumah sakit swasta, mungkin  juga di-charge Rp 600 ribu sampai 1 juta per malam untuk kamar kelas 2 atau 3 di Jakarta.

Persamaan lain, baik di hotel maupun di rumah sakit sama-sama ada pengeluaran ekstra. Di hotel,  keluar uang ekstra untuk laundry. Di rumah sakit, kita bayar untuk kunjungan dokter ke kamar, plus obat, plus operasi alias tindakan. Itu persamaannya.

Sekarang, apa perbedaannya? Di hotel,  tahu kapan  akan check out. Di rumah sakit,  tidak tahu kapan  akan check out. Misalnya nih,  check-in di hotel hari Sabtu tanggal 4 November. Kita umumnya sudah tahu akan berapa malam akan stay di hotel itu, misalnya tiga malam, maka ini berarti Anda akan check out tanggal 7 November. Jadi  sudah tahu akan tinggal berapa malam di situ.

Nah, di rumah sakit,  umumnya tidak tahu kapan  akan check out. Dokter  mungkin memang akan kasih perkiraan bahwa  akan stay sekitar 3, 5, atau mungkin 10 malam, tapi tetap saja tidak pasti. Hanya perkiraan saja.

Itulah kenapa, menginap di rumah sakit cukup menyebalkan. Kenapa? Karena ada dua hal yang mau tidak mau dipikirkan:

(1) Kapan  bisa sembuh?

(2) Apakah  punya uang untuk membayar Biaya Perawatan RS, dan – kalau memang punya uang – apakah rela membayarnya?

Untunglah, sekarang ada yang namanya asuransi sosial yang disediakan oleh negara, namanya BPJS Kesehatan. Pada BPJS Kesehatan,  dengan membayar premi tertentu tiap bulan, maka Biaya Perawatan RS  sudah ditanggung. Itu pertama.

Kedua, – sebagai alternatif selain BPJS Kesehatan – kalau bekerja sebagai karyawan, maka seringkali perusahaan tempat bekerja juga menyediakan pertanggungan atau penggantian biaya kesehatan.

Untuk ini maka biasanya ada perusahaan yang menyediakan fasilitas tersebut full dari uang kas Perusahaan, atau ada juga perusahaan yang mengikutkan karyawannya pada asuransi kesehatan dari sebuah perusahaan asuransi dan perusahaanlah yang menanggung premi asuransinya.

Nah, kembali ke BPJS Kesehatan, terlepas dari masih ada saja ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap layanan BPJS Kesehatan saat ini, adanya asuransi sosial seperti BPJS Kesehatan ini sangat membantu mereka yang ingin mendapatkan layanan kesehatan di Rumah Sakit dengan harga terjangkau, yaitu cukup dengan membayar premi yang murah.

Kalau masih ada saja ketidakpuasan dan keluhan terhadap BPJS Kesehatan,  ini proseslah. Artinya, pasti di masa depan akan jadi lebih baik kok.

Sekarang, bagaimana kalau ingin mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih dari yang diberikan oleh BPJS Kesehatan?

Maka bisa jadi perusahaan tempat bekerja sekarang sudah memberikannya. Kalau iya, bagus. Tapi, bagaimana kalau masih tidak puas juga dan masih ingin mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih baik? Atau bisa juga saat ini seorang pekerja mandiri yang berarti tidak bekerja di sebuah perusahaan, tetapi ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih dari BPJS Kesehatan?

Maka harus ambil asuransi kesehatan sendiri. Dengan mengambil sendiri asuransi kesehatan, bisa memilih fasilitas pelayanan kesehatan yang sesuai dengan apa yang diinginkan..

Ada beberapa pilihan asuransi kesehatan Allianz :

  1. Allisya Care
  2. Maxi Violet
  3. Smartmed Premier
  4. Rider HSC+
  5. Rider Proteksi Penyakit Kritis

penjelasan lengkapnya bisa di klik postingan di bawah ini.

https://proteksisyariah.com/2015/02/25/beberapa-pilihan-asuransi-kesehatan-dari-allianz/

Mengapa harus asuransi kesehatan Allianz ?

Karena Allianz berikan fasilitas untuk menunjang  pelayanan asuransi kesehatan untuk kenyamanan nasabah, seperti :

  1. Fasilitas Cashless
  2. Allianz EazyClaim
  3. Allianz EazyMed
  4. Allianz Hospital Assistant
  5. Claim Service Guarantee

Selengkapnya bisa diklik postingan di bawah ini :

https://proteksisyariah.com/2017/05/05/kemudahan-asuransi-kesehatan-allianz-untuk-nasabah/

Jika anda sedang mempertimbangkan asuransi yang tepat untuk anda, keluarga, teman, sahabat atau bahkan perusahaan anda, silahkan hubungi saya. Saya bantu anda mendapatkan penawaran terbaik.

 

Yessi Dian Novita, HP/WA : 08129645333, email : yessidiannovita@yahoo.com

Bergabung menjadi seorang Allianz Life Changer karena ingin hidup lebih baik, bermakna, dan ingin membantu sebanyak mungkin orang untuk punya Perencanaan Keuangan dimana Asuransi merupakan bagian penting Perencanaan Keuangan Komprehensif,  S1 IPB, tinggal di Bogor.

 

Asuransi Melindungi Para Jomblo

 

Seseorang yang memiliki pasangan tentu akan lebih merasa terlindungi, karena ada pasangan yang melindungi.
Lalu bagaimanakah dengan nasib para jomblo yang belum memiliki pasangan? siapa yang akan melindungi?

Tenang saja wahai para jomblo, meskipun belum memiliki pasangan akan ada yang melindungi..mau tahu siapa?

Asuransi adalah jawabannya. Selain Allah SWT yang sudah pasti melindungi kita semua, baik yang jomblo atau telah memiliki pasangan.

Why asuransi? karena dengan memiliki asuransi anda akan merasa terlindungi, dari marabahaya yang menghampiri terlebih untuk para jomblo yang belum ada yang menanggung.

Wahai para jomblo coba anda bayangkan, jika anda misalnya terkena penyakit kritis seperti kanker, jantung, ginjal, dan lainnya coba siapa yang akan membiayai anda? Atau jika anda tidak sengaja kecelakaan? Sedangkan anda tidak memiliki pasangan? Tentu orang tua anda yang akan terbebani. Tentunya dalam hal ini, para jomblo atau para single segeralah miliki asuransi agar anda tidak menjadi beban bagi orang tua sambil.menunggu jodoh itu datang.

Karena jika anda memiliki asuransi, tinggal tunjukan kartu asuransi anda, dan masalah biaya rumah sakit akan terselesaikan. Orang tua pun tak perlu direpotkan. Jadi tunggu apalagi, wahai para jomblo segeralah miliki asuransi sebelum anda terpaksa merepotkan orang tua anda atau menguras tabungan untuk biaya pernikahan.

Miliki asuransi bagi para jomblo, hubungi financial consultants jomlo.

Diana 081513784960/081219699052

Seorang Agen Asuransi Syariah Allianz yang ingin membantu merencanakan keuangan untuk masa depan lebih baik. Bekerja sebagai seorang Reporter, pendidikan terakhir S2 Management SDM, Tinggal di Jakarta. 

Sumber gambar DISINI

Perbincangan Organ Tubuh Kita

Yessi Dian Novita, HP/WA : 08129645333, email : yessidiannovita@yahoo.com

Bergabung menjadi seorang Allianz Life Changer karena menyukai Perencanaan Keuangan, senang mengedukasi tentang asuransi agar masyarakat lebih berdaya,  S1 Institut Pertanian Bogor, tinggal di Bogor.

Postingan copas dari WAG.

Perbincangan Organ Tubuh Kita

Manusia itu jatah Glukosanya
cuman 2 sdt (sendok teh) sehari.

Tapi kita makan dari pagi, siang, sore, malam bersama teman-teman cemilan karbo lainnya.

Insulin itu akan sibuk mengolah Glukosa dari karbo yang masuk, supaya gula darah tetap dibawah 100.

Karena engga mungkin manusia ada kadar gula darahnya sampe 1000-2000-30000mg/ dl.

Karena insulin-lah, kita dapat terselamatkan dari kadar Glukosa dalam darah yang berlebihan

Glukosa yang dimasukin secara gila-gila’an akan membuat insulin yang bekerja, juga gila-gila’an!!

Akhirnya Pankreas-pun dipaksa terus menerus untuk dapat menghasilkan insulin.

Tapi karena karbo-nya engga mau berenti dimasukin sama manusia (padahal jatah tubuh hanya 2 sdt aja seharinya).

*Insulin ngomong gini * :
“Waduuh… Glukosa masuk terus nih, olah dia! Jadikan energi!!!”

Nah, mulai deh berubah tuh Glukosa jadi metabolisme, yang dipake jadi sumber energi.

Eh manusianya diem, ga mau gerak, ga mau Olahraga, ga aktif, kerjanya duduk dikantor, tiduran dirumah, boro-boro jalan, naik tangga aja pengen pake eskalator.

Sumber energi-nya ngga pernah dipake… Tapi karbo masuk terus.

Insulin jadi bingung, _
*Kemana-in lagi ni .. ? *

_”Masukin ke fat cell!
Jadikan Body fat! Jadikan lemak tubuh, trus simpen disitu,
di “gudang” penyimpanan.”_

Jadilah itu lemak gembyar-gembyor, blewer-blewer, melambai-lambai, diperut dan beberapa tempat lainnya..

Eh, tapi karbo-nya masuk terus

Insulin makin bingung.
Fat Cell udah engga mau nerima lagi.

Dia kata: _”Ogah! Gue udah cape, alihkan lagi aja ke yg lain.
Gue udah nolak!!”_

Insulin lalu ngincer ke liver, maka dialihkan-lah kesitu.

Kata liver :
“Eeh, Aku-kan cuma bisa nampung 100-150gr Glycogen aja.. _Apa-apa’an nih ngirim glukosa segini banyak??!! Over Capacity niii gw

Akhirnya Liver-pun kerja keras juga mati-mati’an, untuk berusaha mengolah Glucose yang dioper kesana.

Padahal daya tampung disana cuman sedikit, dia olah itu Glucose ke Tryglicerid.

Melalui proses de novo lipogenesis. Jadilah itu Trigleserid tinggi dan liver diselimutin oleh lemak yg namanya FATTY LIVER

_Ngeri Broo…

Liver-pun akhirnya bermasalah, sudah pasti Empedu ikut kena imbasnya, jadi deh masalah baru..
Masalah di Empedu!!

Ketika sudah BANYAK sekali problem ditubuh, Fatty Liver, Batu Empedu, TG tinggi, itu semua adalah indikasi *HYPERGLICEMIA * yg artinya itu kadar glukosa dalam darah ketinggian pisan..
_Plis deh ah..

Insulin lelah, selelah-lelah nya untuk mengolah Glukosa..

Udah bingung si Insulin..
Mau dikemanain lagi ini Glukosa?”

Tapi emang manusianya, yang ngga bisa berenti makan karbo dan masukin glukosa terus..!!

Maka insulinnya RESIST!!

Udah engga mau, udah cape, udah ngambek, sambil teriak:
“HAYATI LELAH BAAANG!!!”

BOOM!!!
Akhirnya Insulin Resistance..

Hasil dari insulin resistance iu menjadi HYPERinsulinemia, pankreasnya ngambek, ngadat, akhirnya.. Turun mesin!!

Yang Diabets type 1, Pankreas udah ngga mampu menghasilkan insulin lagi, tapi manusianya masih “maksa” in masukin karbo terus!!

Akhirnya solusinya itu, insulin disuntikin kedalam perut, biar bisa ngolah glukosa. Paksa terus!!!

Ternyata..
Betapa manusia itu senang menzhalimi dirinya sendiri..

Tuhan udah ngasih batasan.

Aturan pada manusia untuk sering menahan hawa nafsu dalam berpuasa dan makan hanya 1/3 lambung.

Yuk Mulai lah atur Pola Makan KITA

  • Moral Of The Story…

Baca postingan WA grup itu jadi ingat pengalaman pribadi.. tepatnya pengakuan ‘dosa’ heee…

Bapaknya anak-anak itu dari sejak jaman sekolah dulu, orangnya aktif dan suka olah raga. Sejak awal-awal mulai ngetrend Bike To Work, dia salah seorang yang nularin virus Bike To Work sama teman-temannya. Sampai satu titik saya berfikir dia akan selalu sehat.. sehat lagi.. sehat terus …

Saya awalnya tidak menganggap asuransi penyakit kritis itu urgent untuk suami karena kondisinya yang selalu fit saat itu. Sampai suatu saat, di suatu hari hasil Medical Check Up menunjukkan dia terkena diabetes tipe 2. Dokter bercerita, diabetes tipe 2 umumnya menyerang usia diatas 50 tahun. Tapi saat ini kecenderungannya bergeser, usia-usia 40 tahunan pun mulai banyak yang terkena. Apalagi kalau bukan disebabkan karena pola hidup yang keliru. Disitu saya nyesel karena  ngeyel dengan pendapat sendiri.. bahwa asuransi penyakit kritis itu gak penting untuk semua orang, termasuk suami. Dengan kondisinya seperti sekarang sudah tidak mungkin lagi membuka polis tambahan untuk proteksi penyakit kritisnya.

Kejadian ini berulang ketika saya membantu calon nasabah buka polis. Calon nasabah saya diminta Medical Check Up oleh Under Writting. Beliau juga merasa sehat dan tidak ada keluhan apapun hanya memang over weight. Permohonan polis asuransi jiwa ditolak perusahaan asuransi karena Hasil Medical Check Up menunjukan ada peningkatan gula darah signifikan. Sisi baiknya, dengan pengajuan ini dan proses medical check up yang dilakukan, kita jadi tahu kondisi kesehatan yang sebenarnya. Meski permohonan asuransi ditolak, saya sarankan calon nasabah saya untuk melakukan Medical Check Up lengkap dan berobat ke dokter.

Mulai saat ini mind set kita ubah. Setiap orang perlu memiliki polis asuransi penyakit kritis sedari dia sehat. Penyakit itu muncul tak terduga, kita menganggap diri kita sehat, merasa diri sudah melakukan pola hidup sehat maka akan selamanya sehat. Memiliki ‘payung’ sebelum hujan jauh lebih baik. Beli asuransi selagi Perusahaan Asuransi BELUM MENOLAK permohonan polis anda.

Punya ‘Dana Jaga-Jaga’ untuk Kondisi Penyakit Stroke, Jantung, Kanker dll Sebesar 1 milyar, Mau ?

Yessi Dian Novita 0812 9645 333

sumber gambar disini

Asuransi Zaman Now

 Diana Sumolang ( Kode Agen : 00944022)

Seorang Agen Asuransi Syariah Allianz yang ingin membantu merencanakan keuangan untuk masa depan lebih baik. Bekerja sebagai seorang Reporter, pendidikan terakhir S2 Management SDM, Tinggal di Jakarta. 

 

Era digital zaman now, menjadikan gadget sebagai kebutuhan. Sama seperti makan, gadget juga sudah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia zaman now.

Tahukah anda, kenapa gadget menjadi begitu penting zaman now? Karena gadget dapat menjawab segala kebutuhan anda. Istilahnya tinggal ketik di ‘mbah’ google, cari apa juga keluar. Melalui gadget anda bisa terkoneksi dengan dunia diluar sana, dengan teman, keluarga, pasangan, artis favorit, bahkan keluarga yang tidak anda kenal.

Tahukah anda semua yang ditawarkan gadget dalam hal ini hp android itu, sama halnya dengan asuransi yang sama pentingnya anda miliki seperti gadget.

Kenapa begitu? Asuransi zaman now,  adalah kebutuhan yang tidak bisa terelakkan. Karena zaman now, marabahaya semakin banyak, tingkat kejahatan juga meningkat, begitupun angka kecelakaan juga naik seiring kenaikan jumlah kendaraan di jalan.

Artinya zaman now, resiko anda semakin besar. Jadi asuransi zaman now adalah mutlak, tidak bisa ditawar. Dengan memiliki asuransi zaman now, resiko – resiko dari korban kejahatan, kecelakaan di jalan, atau munculnya penyakit akibat pola hidup dan makan yang salah bisa ditanggulangi.

Ketimbang generasi zaman milenia menabung untuk membiayai rumah sakit akibat kecelakaan, tindak kejahatan, atau pola makan yang keliru. Lebih baik uang itu anda gunakan untuk investasi untuk membeli apartemen, mobil, atau untuk traveling, atau mungkin bersedekah. Kan sayang harus keluar uang jutaan bahkan ratusan juta untuk biaya pengobatan atau rumah sakit karena kan anda tahu sakit itu mahal.

Jadi generasi zaman now sudah harus sadar, bahwa asuransi adalah kebutuhan. Seperti layaknya makanan dan gadget, karena asuransi melindungi anda dari resiko kekinian. So, generasi zaman now, cek apakah anda sudah punya asuransi.Kalau belum, segeralah miliki asuransi zaman now.

Emang, berapa premi asuransi Allianz ?

Sebut saja Gadis, dia seorang karyawati, usia 25 tahun, sehat dan tidak merokok. Dengan hanya menyisihkan 500 ribu saja perbulan, total manfaat yang bisa didapatkan sebesar 2Milyar.. woow bangett.. Koq bisa ?

Penjelasannya seperti ini :

  1. Jika tertanggung pindah dunia, santunan diberikan sebesar 500 juta berikut nilai tunai investasi.
  2. Jika tertanggung pindah dunia karena kecelakaan, santunan diberikan sebesar 1 M berikut nilai tunai investasi.
  3. Jika tertanggung mengalami kecacatan/kehilangan fungsi anggota tubuh sebelum 65 tahun, santunan diberikan berdasar presentase, maksimal 500 juta.
  4. Jika tertanggung sakit/kecelakaan sebelum 70 tahun yang menyebabkan cacat tetap total dan/atau tidak bisa berpenghasilan, santunan diberikan sebesar 500 juta dan stop bayar premi, Allianz lanjutkan pembayaran preminya sampai usia tertanggung 65 tahun.
  5. Jika tertanggung terdiagnosa sakit kritis sesuai ketentuan polis, diberikan santunan Cash sebesar maksimal 500 juta, stop bayar premi, Allianz lanjutkan pembayaran preminya sampai usia 65 tahun juga.

keren kan ? Bayar 500 ribu, dana darurat 2 M langsung disiapkan Allianz.

Dibawah ini ada beberapa cerita orang yang terbantu dengan memiliki polis asuransi Allianz,

Usia 39 Tahun Claim CI+ karena Stroke

Pembayaran Klaim Angioplasty oleh Allianz

 

Untuk memiliki asuransi, anda dapat hubungi :
Financial consultants now

Diana 081513784970/091219699052

Driver Gocar Melek Perencanaan Keuangan

Yessi Dian Novita, HP/WA : 08129645333, email : yessidiannovita@yahoo.com

Bergabung menjadi seorang Allianz Life Changer karena menyukai Perencanaan Keuangan, senang mengedukasi tentang asuransi agar masyarakat lebih berdaya,  S1 Institut Pertanian Bogor, tinggal di Bogor.

 

“Ijinkan saya membuat postingan tentang bapak di Blog saya, ya pak,” Pinta saya.

“Wah non, saya bukan siapa-siapa, saya orang kecil, sekolah aja saya gak pernah Non,” Kata Bapak Driver Gocar, sambil menyetir mobil Xenia sewaan harian untuk kendaraan yang beliau pakai sebagai seorang driver Gocar. Saya memang meminta beliau untuk antar saya ke stasiun Godangdia untuk lanjut Commuter Line kembali ke Bogor. Sepanjang jalan Stasiun Gambir ke Stasiun Godangdia beliau tak henti bercerita tentang kehidupannya. Itu menginspirasi sekali, pikir saya.

Hari itu, saya agendakan untuk bertemu 2 calon klien yang sebelumnya sudah menghubungi saya lewat WA. Sebelumnya, sekitar jam 9 pagi, saya bertemu seorang owner Klinik Kecantikan yang sudah memiliki banyak cabang di beberapa kota di Indonesia, dan siang ini saya bertemu seorang driver Gocar di stasiun Gambir.

Sebut saja Pak Denny, seorang ayah dengan 3 anak. Dibesarkan di kota Grobogan, Jawa Tengah. Kota dimana saat itu masih ada sumur-sumur minyak peninggalan Belanda, oleh masyarakat disana diambil untuk dijual dan dijadikan sumber penghasilan. Dibesarkan bersama 9 saudara yang lain. Ayahnya seorang pedagang kecil.

Sejak kecil, Pak Denny terbiasa bekerja apapun yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang. Kemampuan membaca dan menulis diperoleh karena ada orang yang mempekerjakannya dulu berbaik hati mengajarkan membaca dan menulis. Satu hal, meski tidak mengenyam bangku pendidikan apapun, Pak Denny rajin membaca. Tidak heran, pak Denny punya pengetahuan tentang asuransi dan investasi.

Dari penghasilannya, Pak Denny bisa menyisihkan untuk membeli reksadana. Dari cerita beliau, 2017 ini pernah bertemu dan bersalaman dengan Bpk Presiden RI Jokowi ketika Pak Denny diminta menghadiri salah satu acara oleh Panin Sekuritas sebagai salah satu wakil nasabahnya.

Pak Denny sangat faham bahwa berinvestasi untuk mempersiapkan masa depan itu penting. Pak Denny ingin masa depan anak-anaknya bisa lebih baik, bisa menjadi anak-anak yang sukses kehidupannya. Bertemu saya, Pak Denny mengutarakan keinginannya untuk membuka polis untuk beliau dan anak-anaknya. “Biarlah saya menyisihkan uang setiap hari supaya bisa membayar premi, doakan saya bisa bayar premi ini sampai nanti”, tambahnya.

Pak Denny sudah tepat, mempersiapkan kebutuhan masa depan dilakukan dengan berinvestasi sedikit-sedikit melalui reksadana, sedangkan untuk antisipasi resiko hidup dilakukan dengan memiliki polis asuransi. Proteksi dan investasi memang sebaiknya dipisahkan.

Seharian ini saya dapat pelajaran hidup dengan bertemu calon klien- calon klien yang berbeda, alhamdulillah. Lewat Blog, saya berkesempatan bisa bertemu dengan calon klien dari berbagai macam latar belakang, bermacam karakter dan sifat, dengan beragam cerita hidup, yang dari situ saya bisa belajar. Alloh maha baik..

Ini cerita pak Denny, bagaimana dengan anda ?

Akhir Cerita Kasus Klaim Allianz

Yessi Dian Novita, HP/WA : 08129645333, email : yessidiannovita@yahoo.com

Bergabung menjadi seorang Allianz Life Changer karena menyukai Perencanaan Keuangan, senang mengedukasi tentang asuransi agar masyarakat berdaya,  S1 Institut Pertanian Bogor, tinggal di Bogor.

 

Dua bulan terakhir tepatnya bulan September 2017, beberapa nasabah dan calon nasabah menghubungi saya minta penjelasan terkait masalah Klaim Allianz yang disana disebutkan mantan CEO Allianz dijadikan tersangka. Saya berhati-hati untuk menjelaskan hal itu, sambil juga menyampaikan Pernyataan Resmi Allianz untuk menyikapi kasus tersebut (Silahkan dibaca di SINI)

Dan akhirnya pada tanggal 2 November 2017, melalui mediasi dengan Polda Metro Jaya, pelapor setuju untuk mencabut laporannya dan kasus ini pun selesai.

Selengkapnya bisa dibaca di web klaimku.com.

Dan tangkapan layarnya bisa dilihat di bawah ini.

Kasus Allianz 1

Kasus Allianz 2

Kasus Allianz 3

 

Dengan demikian, para nasabah dan calon nasabah sekarang boleh tenang. Allianz baik-baik saja dan akan semakin baik. Tentunya manajemen Allianz pun akan belajar dari kasus ini dan mengambil hikmah agar kasus serupa tidak terulang lagi.

Para nasabah pun boleh percaya bahwa mereka punya posisi yang kuat. Di depan hukum, posisi nasabah sama kuatnya dengan perusahaan. Jika mengalami masalah terkait klaim atau lainnya, selalu ada jalur untuk menyelesaikan.

Pada dasarnya agar klaim asuransi tidak ditolak, nasabah perlu memperhatikan hal-hal berikut :

1.  Polis asuransi harus aktif. Cara memastikannya, yaitu membayar premi tepat waktu. Perusahaan asuransi tidak akan membayar klaim Anda apabila polis tidak aktif (lapse).

2.  Risiko yang ditanggung tertuang dalam perjanjian polis. Polis memuat terkait risiko-risiko apa saja yang bisa diklaim dan tidak, pastikan risiko yang ingin Anda klaim tertuang dalam perjanjian.nasabah harus memenuhi dan melengkapi dokumen klaim dan dokumen pendukung yang diperlukan oleh perusahaan asuransi dan tidak melebihi batas waktu klaim yang ditentukan.

3. jujur. nasabah harus mengungkapkan dengan jujur seluruh informasi, seperti riwayat hidup dan penyakitnya. Nasabah yang ketahuan menyembunyikan penyakit saat mengikuti asuransi, tidak boleh kaget apabila klaimnya ditolak di kemudian hari.

4. Tidak sedang dalam masa tunggu.  artinya, nasabah tidak dapat mengajukan klaim bila sedang dalam masa tunggu ini. Misalnya, untuk penyakit kritis.

5. Nasabah atau pemegang polis tidak terlibat tindakan pelanggaran hukum. Asuransi rentan terjadi fraud, makanya perusahaan asuransi lebih hati-hati menilai calon tertanggung, terutama dari aspek moral hazard.

Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya,

 

Yessi Dian Novita

Business Partner ASN

HP/WA : 08129645333

email : yessidiannovita@yahoo.com

Insurance Check Up

Penulis : Yessi Dian Novita, HP/WA : 08129645333, email : yessidiannovita@yahoo.com

Bergabung menjadi seorang Allianz Life Changer karena menyukai Perencanaan Keuangan, senang mengedukasi masyarakat tentang asuransi , untuk  menjadi masyarakat berdaya,  S1 Institut Pertanian Bogor, tinggal di Bogor.

 

Sebelumnya saya posting tentang Financial Check Up untuk mengetahui keadaan finansial. Financial check up merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kondisi keuangan kita. Financial check up yaitu pemeriksaan keuangan pribadi sacara keseluruhan sehingga bisa mengantisipasi masalah pada kondisi keuangan kita. selengkapnya tentang Financial Chek Up bisa dilihat DI SINI .

Postingan kali ini saya ingin bercerita tentang Insurance Check Up. Apakah itu ?

Insurance Check Up juga merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat seberapa besar kebutuhan Asuransi sebagai Back Up Plan Perencanaan Keuangan kita terhadap resiko-resiko hidup yang akan menimbulkan bencana finansial pada keluarga jika resiko hidup itu terjadi. Meskipun kita sudah memiliki polis asuransi, Insurance Check Up ini sebaiknya rutin dilakukan untuk menilai ulang apakah payung proteksi dan manfaat yang sudah ada masih bisa memberikan perlindungan yang cukup seiring dengan inflasi, meningkatnya pengeluaran keluarga atau mungkin dengan bertambahnya anggota keluarga baru.

Seperti kita ketahui bahwa kebutuhan asuransi tiap orang itu berbeda-beda. Produk asuransi dibuat sedemikian rupa sehingga manfaat asuransi bisa diracik disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Agen asuransi yang baik, akan membantu calon-calon nasabah menggali kebutuhan proteksinya kemudian membuat rancangan bersama seperti apa manfaat asuransi terbaik.

Tentang gambaran kebutuhan asuransi secara umum bisa dilihat pada gambar seperti di bawah ini

segitiga finansial

Kebutuhan asuransi setiap orang bisa tergambar dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti di bawah ini :

  1. Ketika harus dirawat di rumah sakit, anda inginnya dirawat di kamar seperti apa ? Nyaman berbagi dengan pasien lain atau ingin privasi sehingga bisa ditemani keluarga ? Puas dengan berobat di dalam negeri atau brobat di luar negeri ?
  2. Jika sakit berkelanjutan, membutuhkan perawatan jangka panjang sehingga tidak dapat bekerja dalam jangka waktu lama, apakah sudah punya dana darurat yang cukup untuk membiayai pengeluaran ?
  3. Dalam kondisi ketidakmampuan total, tidak bisa bekerja berpenghasilan, apa yang harus dipersiapkan ?
  4. Ketika pindah dunia nanti, apa yang sudah dipersiapkan untuk keluarga yang ditinggalkan ? Kita ingin memastikan keluarga yang ditinggalkan nanti tidak kesulitan secara finansial bukan ?
  5. Apakah investasi yang dilakukan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, dana pensiun bersama pasangan nanti, kredit kepemilikan rumah, pinjaman modal bisnis, sudah di ‘back up’ dengan uang pertanggungan yang cukup ?

Setelah menjawab 5 pertanyaan itu, tinggal diskusikan dengan Agen untuk  pilih produk apa yang paling pas, kemudian Agen juga akan membantu membuat  ilustrasi  yang tepat.

Jika sudah tahu apa yang anda mau, boleh hubungi saya untuk saya bantu proses selanjutnya.

 

Yessi Dian Novita

Business Partner Allianz Star Network

HP/WA : 08129645333

email : yessidiannovita@yahoo.com

 

 

 

Tambahan Perlindungan Asuransi Jiwa dengan Termlife Allianz

Jika anda ingin mempersiapkan santunan untuk keluarga dengan jumlah yang akan mencukupi keluarga  di masa depan, atau  anda sudah memiliki polis asuransi jiwa, tetapi jumlah santunan jiwa yang sudah anda siapkan ingin tetap bernilai meski ada inflasi ? Anda bisa gunakan produk yang satu ini, untuk meningkatkan jumlah santunan kepada keluarga kelak.

Allianz menghadirkan solusi perlindungan jiwa tambahan untuk produk unitlink yaitu Term Life.

Apa saja point penting Term Life Allianz ?

  • Tambahan Santunan Jiwa

Ketenangan bagi anda dan keluarga tercinta dengan adanya tambahan nilai santunan jiwa yang dapat melawan resiko inflasi di masa depan.

manfaat 100% Uang Pertanggungan Term Life apabila tertanggung meninggal dunia. Jumlah Pertanggungan Tambahan ini menambah jumlah pertanggungan Jiwa Dasar.

Minimum Rp. 20 juta

Maksimum : tidak terbatas (bisa melebihi Uang Pertanggungan Jiwa Dasar) dengan mengikuti ketentuan underwriting.

*) Sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku pada Polis.

  • Masa Perlindungan Maksimal

Usia masuk 1-69 tahun (ulang tahun terdekat), mata uang IDR.

Masa perlindungan sampai usia tertanggung 85 tahun.

  • Perlindungan Lebih Awal

Tersedia perlindungan lebih awal dari usia masuk tertanggung 1 tahun

  • Pilihan Masa Perlindungan

Tersedia pilihan masa perlindungan sesuai kebutuhan.

45 tahun, 50 tahun, 55 tahun, 60 tahun, 65 tahun, 70 tahun, 75 tahun, 80 tahun dan 85 tahun.

 

Tunggu apa lagi ? Memaksimalkan perlindungan keluarga anda.

Free Konsultasi.. Free Onkir Polis… Fast Respon

 

Yessi Dian Novita

Business Partner ASN

HP/WA : 08129645333

email : yessidiannovita@yahoo.com

Nasabah Usia 39 Tahun, Klaim CI+ Karena Stroke

Baru saja ngobrol dengan teman, dia cerita baru saja mengunjungi nasabah yang tinggal di Bandung. Nasabah ini berusia 39 tahun, sudah masuk Allianz sejak 7 tahun lalu, dengan premi Rp 10 juta/thn. Sekitar bulan Juli 2017 didiagnosa terkena stroke infrak di mata. Klam CI+ diterima Allianz dan santunan diberikan sebesar 200 juta awal Oktober ini, Premi 10 juta/tahun dibayarkan Allianz sampai nasabah ini berusia 65 tahun.

(Fyi, Sepanjang Kwartal 1 thn 2017 saja Allianz sudah bayarkan klaim sebesar Rp. 526 Milyar. Sumber berita bisa dibaca DI SINI)

Maka total Klaim yang akan diterima nasabah sebesar :

Manfaat CI+                                                                   =Rp. 200.000.000

Payor Benefit sebesar Rp. 10.000.000 x (65-39) = Rp. 260.000.000


Total                                                                               = Rp. 460.000.000

Nasabah tidak merokok, tapi punya kebiasaan tidur larut malam dan tidak berpantrang makan. Seperti yang sudah sering diberitakan, penyakit karena gaya hidup (Stroke, Jantung, Diabetes) bisa menyerang siapa saja. Syukurnya nasabah  itu sadar asuransi dari muda,  sehingga biaya pengobatannya tidak perlu merogoh kantung sendiri melainkan dibayar oleh asuransi.

Kadang asuransi dianggap sebagai sesuatu yang tidak terlalu penting krn perannya yg tak langsung terasa ketika masih sehat.  Tapi sadarkah,  Jika  tak memaksakan diri untuk membeli asuransi, suatu saat  pasti akan dipaksa dokter untuk membayar.  Karena biaya pengobatan Rumah Sakit  tidak bisa diutang.  Jika misalnya pun  bisa meminjam dari keluarga dgn tak ada jaminan apa2,  seberapa banyakkah mereka mampu meminjamkan dananya? Atau jika memiliki aset yg berlimpahan, apakah  rela aset  dijual begitu saja ?

Bayangkan jika  punya proteksi dari asuransi,  pinjaman relatif mudah untuk anda, karena sudah ada jaminan asuransi yg akan menutupi utang anda nanti ketika cair. Aset? Anda tak perlu lagi menjual aset krn sudah ada asuransi yg membantu dalam sisi ekonomi anda, yukkk kita paksakan diri untuk miliki asuransi sebelum dokter memaksa kita untuk membayar tagihan dirumah sakit.

Mungkin  saat muda,  membayar biaya premi asuransi seperti menyimpan kelereng di kantung baju, terasa tapi tidak memberatkan.

Usia setengah tua,  membayar biaya asuransi seperti menyimpan bola kasti dalam kantung baju, ada beban tapi masih bisa ditanggung.

Saat usia tua,  membayar biaya asuransi bagai memanggul bola pantai, selain berat juga tidak nyaman.

Karena itu JANGAN MENUNDA, karena Asuransi adalah kebutuhan. Penundaan mengakibatkan kerugian yang berbuntut penyesalan.

 

Khusus untuk ANDA yang concern pada kesehatan anda

Khusus untuk ANDA yang concern pada kesehatan anak-anak dan istri anda

Khusus untuk ANDA yang concern pada kesehatan para orang tua anda

Khusus untuk ANDA yang concern pada key person perusahaan anda

Khusus untuk ANDA yang concern pada Saudara anda

Siapapun..

 

Saya berikan penawaran terbaik untuk memiliki proteksi Penyakit Kritis Sebesar 1 Milyar, Premi Mulai dari Rp 300 rb saja..

Selengkapnya bisa dilihat DI SINI

 

Saya yang akan membantu Anda..

YESSI DIAN NOVITA

Business Partner ASN

Telp/WA : 08129645333

email : yessidiannovita@yahoo.com

 

Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia Proteksi Sebelum Kejadian

Ditulis Oleh : Asep Suryadi 

Bergabung menjadi seorang Allianz Life Changer karena ingin kehidupan lebih baik juga  ingin mengedukasi masyarakat tentang asuransi, bekerja sebagai karyawan swasta. S1 Manajemen STIE Binaniaga Bogor, tinggal di Bogor.

 

Seberapa kuat jenis pertahanan yang dimiliki seseorang untuk memproteksi dirinya dari segala risiko ?  Karena musibah bisa datang kapan dan di mana saja, bahkan bisa disebabkan oleh apa saja, tanpa peduli  Anda sudah punya persiapan atau belum.

Oleh karenanya, dibutuhkan perlindungan tidak hanya sebelum terjadinya musibah, melainkan juga setelah munculnya hal tersebut. Lantas apa yang dapat digunakan sebagai ‘benteng’ sebelum dan sesudah musibah datang melanda? Jawaban pastinya adalah dengan memiliki polis asuransi.

Kenapa asuransi? Karena asuransi adalah proteksi kepada segala risiko finansial yang dapat menimpa seseorang kapan dan di mana saja. Dengan memiliki suatu produk asuransi,  setidaknya orang yang bersangkutan tidak akan bingung apabila dihadapkan pada masalah baru yaitu pembengkakan biaya yang harus dikeluarkan.

Memang  ada kalanya jika Anda adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan besar dan mendapatkan perlindungan asuransi jiwa, maka risiko pelimpahan hanya akan berkutat pada masalah kematian dan jiwa saja, bagaimana ketika Anda mengalami sakit yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit dan Anda tidak memiliki proteksi finansial akan hal itu, maka dapat dipastikan sisi keuangan Anda akan jebol, bukan?

Oleh karenanya, jangan hanya terpaku pada fasilitas asuransi yang diberikan oleh perusahaan saja, melainkan juga memiliki sisi proteksi yang dipunyai sendiri. Setidaknya Anda dapat mendapatkan perlindungan baik ketika masih hidup atau juga ketika terjadi risiko meninggal.

Memang menjadi satu hal yang wajar apabila Anda memikirkan berapa jumlah premi yang harus ditanggung atau juga uang yang harus dikeluarkan untuk membayar semua perlindungan dari setiap produk asuransi. Namun apakah Anda dapat memprediksi apa yang dapat Anda lakukan setelah terjadinya risiko? Berpikir cermat dan menjadi cerdas adalah diperlukan untuk mengantisipasi setiap risiko yang hadir kapan pun.

berikut adalah contoh ilustrasi untuk manfaat perlindungan lengkap  (santunan asuransi jiwa, kecelakaan, cacat tetap total, sakit kritis dan manfaat pembebasan premi)

 

Proteksi bukan sesuatu yang bisa ditunda.. tunggu apa lagi.. segera miliki proteksi sesuai kebutuhan perlindungan anda sekeluarga.

 

beberapa penawaran khusus untuk anda : 

355 rb dapat proteksi 1 Milyar

Proteksi Penyakit Kritis 1 Milyar, Premi Mulai 300 rb

 

Saya yang akan membantu anda ..

Asep Suryadi (Business Executive)

HP/WA : 0856 7163 133/081318616490

Email : kangasep06@yahoo.co.id